Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia Dibekukan

Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia Dibekukan detikFinance / Bursa Valas / Detail Berita Follow detikFinance ...

Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia Dibekukan

detikFinance / Bursa Valas / Detail Berita Follow detikFinance Selasa 21 Nov 2017, 10:24 WIB Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia Dibekukan Danang Sugianto - detikFinance Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia DibekukanFoto: Rachman Haryanto Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan perdagangan sementara (suspensi) saham PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk (CMPP). Hal it u lantaran harga saham yang terus anjlok.
"Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham CMPP, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian," kata Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy dalam keterbukaan informasi, Selasa (21/11/2017).
Jika dilihat dari awal bulan saham CMPP memang terus mengalami penurunan. Pada perdagangan 1 November 2017, saham CMPP dibuka pada level Rp 840, sementara pada penutupan perdagangan kemarin posisinya sudah di level Rp 296. Itu artinya sudah turun 64,76% dari awal bulan.
BEI menjatuhkan suspensi saham CMPP di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuannya memberikan waktu pada pelaku pasar agar melakukan pertimbangan berdasarkan informasi yang ada untuk mengambil keputusan.
Menurut pemberitaan sebelumnya, CMPP akan menjadi induk usaha Air Asia Indonesia dengan tujuan backdoor listing. Caranya dengan menerbitkan saham baru sebanyak 13,65 miliar saham dengan harga pelak sanaan Rp 250 per lembar dan rasio dilusi 97,97%
Saham baru CMPP ini akan diserap Air Asia Investment Ltd dan PT Fersindo Nusaperkasa sebagai pembeli siaga. Sedangkan Rimau Multi Investama selaku pemegang saham utama tidak akan mengambil bagian dari rights issue tersebut.
Jika para pemegang saham publik juga tidak meresap haknya, maka akan diambil oleh dua pemegang saham PT Indonesia AirAsia (IAA) itu.
Setelah proses rights issue rampung, maka komposisi pemegang saham CMPP berubah menjadi Fersindo Nusaperkasa 49,96%, Air Asia Investment Ltd 48%, Rimau Multi Investama 1,55% dan publik 0,48%.
Dengan harga saham right issue tersebut, CMPP akan mengantongi dana sekitar Rp 3,4 triliun. Sekitar 76% dari dana tersebut akan digunakan untuk mengambilalih sekuritas perpetual (surat berharga) IAA senilai Rp 2,6 triliun.
Nah, sekuritas perpetual tersebut kemudian akan dikonversikan menjadi saham baru IAA. Itu artinya CMPP juga akan menjadi pemegang saham IAA.
Sementara Fersindo Nusaperkasa dan Air Asia Investment akan menjadi pemegang saham mayoritas di CMPP. (dna/dna) Berita Terkait
  • Nusantara Infrastructure Diminta Ungkap Perusahaan Pengendalinya
  • Kapolri Jamin Keamanan Demi Stabilitas Ekonomi Selama Tahun Politik
  • Supaya Saham Anak BUMN Tak Anjlok, Beri Diskon 20%
  • Saham META akan Terus Dibekukan Jika Belum Tender Offer
  • Asing Minggat, IHSG Masih Bisa Cetak Rekor Baru
  • OJK Siapkan Aturan untuk Miskinkan Investor Nakal
  • BEI Bekukan Perdagangan 9 Saham Sekaligus
  • Data Pasar Saham Sempat Eror, Broker 'Disemprot' Investor
Baca Juga detikNews Kapolri: Yang Ganggu Keberagaman dan Kebinekaan, Pukul!

Kapolri: Yang Ganggu Keberagaman dan Kebinekaan, Pukul!

detikNews Kasus Surat Pimpinan KPK, Polri: Perkara Korupsi yang Didahulukan

Kasus Surat Pimpinan KPK, Polri: Perkara Korupsi yang Didahulukan

detikNews Setya Novanto Minta Perlindungan, Polri: Kiblatnya ke KPK

Setya Novanto Minta Perlindungan, Polri: Kiblatnya ke KPK

detikNews Kapolri: Pembebasan Sandera KKB Jadi Momen Bersihkan Pendulang Liar

Kapolri: Pembebasan Sandera KKB Jadi Momen Bersihkan Pendulang Liar

detikNews Kapolri: Penyanderaan di Papua Masalah Ekonomi, Bukan Ras

Kapolri: Penyanderaan di Papua Masalah Ekonomi, Bukan Ras

detikNews Kapolri: Tolong Jangan Bawa Isu SARA di Pilkada Serentak 2018

Kapolri: Tolong Jangan Bawa Isu SARA di Pilkada Serentak 2018

detikNews Setya Novanto Minta Perlindungan, Kapolri: Ikuti Aturan Hukum di KPK

Setya Novanto Minta Perlindungan, Kapolri: Ikuti Aturan Hukum di KPK

detikInet Ini Ciri Pesawat AirAsia yang Bisa Internetan di Udara

Ini Ciri Pesawat AirAsia yang Bisa Internetan di Udara

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com News Feed
  • Saran ke Pemerintah Soal Pengampunan Lagi ke Wajib Pajak

    Saran ke Pemerintah Soal 'Pengampunan' Lagi ke Wajib Pajak

    Selasa, 21 Nov 2017 15:38 WIB Pemerintah diminta tetap melaksanakan penegakan hukum meskipun membuka 'pengampunan' lagi kepada para wajib pajak.
  • Mau Ambil Kredit Online, Berapa Bunganya?

    Mau Ambil Kredit Online, Berapa Bunganya?

    Selasa, 21 Nov 2017 15:30 WIB Kredit online dinilai lebih mudah dan lebih praktis untuk masyarakat yang tidak bisa menembus akses kredit di perbankan nasional. Berapa ya bunganya?
  • Trans Papua Tekan Harga Semen dari Rp 2 Juta Jadi Rp 500 Ribu/Sak

    Trans Papua Tekan Harga Semen dari Rp 2 Juta Jadi Rp 500 Ribu/Sak

    Selasa, 21 Nov 2017 15:13 WIB Jalan Trans Papua yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Mei 2017 lalu mulai terasa manfaatnya.
  • Ini Alasan Ada Pengampunan Lagi ke Wajib Pajak

    Ini Alasan Ada 'Pengampunan' Lagi ke Wajib Pajak

    Selasa, 21 Nov 2017 15:08 WIB Ditjen pajak memberikan kelonggaran sanksi bagi wajib pajak yang belum mendeklarasi harta selama program tax amnesty. Apa alasannya?
  • Ini Jajaran Ritel yang Tutup Toko di Indonesia

    Ini Jajaran Ritel yang Tutup Toko di Indonesia

    Selasa, 21 Nov 2017 15:03 WIB Tahun ini bisa jadi tahun yang berat bagi perusahaan ritel di RI. Sebab, banyak perusahaan ritel yang menutup sebagian toko atau bahkan sampai gulung tikar.
  • Jelang Sore, Matahari di Mal Taman Anggrek Diserbu Pengunjung

    Jelang Sore, Matahari di Mal Taman Anggrek Diserbu Pengunjung

    Selasa, 21 Nov 2017 14:58 WIB Meskipun diskon yang ada saat ini sampai dengan 50%, namun Matahari di Mal Taman Anggrek mulai dipadati pengunjung.
  • Matahari Tutup Gerai Meski Mal Taman Anggrek Ramai Pengunjung

    Matahari Tutup Gerai Meski Mal Taman Anggrek Ramai Pengunjung

    Selasa, 21 Nov 2017 14:48 WIB Jika dilihat sebenarnya Mal Taman Anggrek tidak sepi. Namun Matahari tetap menutup gerainya di mal tersebut efektif pada 3 Desember 2017
  • LKPP Umumkan Hasil Akhir Seleksi CPNS, 25 Orang Dinyatakan Lolos

    LKPP Umumkan Hasil Akhir Seleksi CPNS, 25 Orang Dinyatakan Lolos

    Selasa, 21 Nov 2017 14:33 WIB LKPP mengumumkan hasil akhir seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2017. Ini daftar nama yang dinyatakan lulus.
  • Kemenkeu: Kita Upayakan APBN 2018 Tak Bongkar Pasang

    Kemenkeu: Kita Upayakan APBN 2018 Tak Bongkar Pasang

    Selasa, 21 Nov 2017 14:28 WIB Kementerian Keuangan optimistis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 tidak akan mengalami revisi. APBN 2018 bernilai Rp 2.204,3 triliun.
  • Peringkat Kemudahan Berbisinis di Jakarta Turun

    Peringkat Kemudahan Berbisinis di Ja karta Turun

    Selasa, 21 Nov 2017 14:23 WIB Posisi Jakarta dikalahkan oleh Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa tengah yang masing-masing menduduki posisi pertama, kedua dan ketiga.
  • Seleksi Beasiswa LPDP Berbau SARA? Ini Penjelasan Dirutnya

    Seleksi Beasiswa LPDP Berbau SARA? Ini Penjelasan Dirutnya

    Selasa, 21 Nov 2017 14:18 WIB Pertanyaan dalam tes wawancara seleksi penerimaan beasiswa LPDP dikritik karena dianggap mengandung unsur SARA. Begini penjelasan Plt Dirut LPDP
  • Matahari Taman Anggrek Cuci Gudang, Pengunjung Sebut Diskon Kurang Gede

    Matahari Taman Anggrek Cuci Gudang, Pengunjung Sebut Diskon Kurang Gede

    Selasa, 21 Nov 2017 14:08 WIB Rencanannya Matahari di Mal Taman Anggrek akan ditutup pada 3 Desember 2017. Dalam rangka cuci gudang. Namun pengunjung menganggap diskon saat ini kurang besar.
BERITA TERBARU +
  • Saran ke Pemerintah Soal Pengampunan Lagi ke Wajib Pajak

    Saran ke Pemerintah Soal 'Pengampunan' Lagi ke Wajib Pajak Selasa, 21 Nov 2017 15:38 WIB

  • Mau Ambil Kredit Online,    Berapa Bunganya?

    Mau Ambil Kredit Online, Berapa Bunganya? Selasa, 21 Nov 2017 15:30 WIB

  • Trans Papua Tekan Harga Semen dari Rp 2 Juta Jadi Rp 500 Ribu/Sak

    Trans Papua Tekan Harga Semen dari Rp 2 Juta Jadi Rp 500 Ribu/Sak Selasa, 21 Nov 2017 15:13 WIB

  • Ini Alasan Ada Pengampunan Lagi ke Wajib Pajak

    Ini Alasan Ada 'Pengampunan' Lagi ke Wajib Pajak Selasa, 21 Nov 2017 15:08 WIB

  • Most
    Popular
    • 01

      Ini Jajaran Ritel yang Tutup Toko di Indonesia

    • 02

      Ini Bedanya Rumah Novanto dengan Rumah Miliuner Dunia

    • 03

      Matahari Tutup Gerai Meski Mal Taman Anggrek Ramai Pengunjung

    • 04

      Jelang Sore, Matahari di Mal Taman Anggrek Diserbu Pengunjung

    • 05

      3 Desember Ditutup, Matahari di Mal Taman Anggrek Cuci Gudang

    • 06

      Matahari Taman Anggrek Cuci Gudang, Pengunjung Sebut Diskon Kurang Gede

    • 07

      Seleksi Beasiswa LPDP Berbau SARA? Ini Penjelasan Dirutnya

    • 08

      17 Sumur Ilegal Di Muba Ditutup

    • 09

      Penjelasan Lengkap Ditjen Pajak Soal 'Pengampunan' Jilid Dua

    • 10

      Matahari di Mal Taman Anggrek Tak Bercahaya Lagi

    Selengkapnya Most
    Popular
    • 01

      Ini Jajaran Ritel yang Tutup Toko di Indonesia

    • 02

      Ini Bedanya Rumah Novanto dengan Rumah Miliuner Dunia

    • 03

      Matahari Tutup Gerai Meski Mal Taman Anggrek Ramai Pengunjung

    • 04

      Jelang Sore, Matahari di Mal Taman Anggrek Diserbu Pengunjung

    • 05

      3 Desember Ditutup, Matahari di Mal Taman Anggrek Cuci Gudang

    • 06

      Matahari Taman Anggrek Cuci Gudang, Pengunjung Sebut Diskon Kurang Gede

    • 07

      Seleksi Beasiswa LPDP Berbau SARA? Ini Penjelasan Dirutnya

    • 08

      17 Sumur Ilegal Di Muba Ditutup

    • 09

      Penjelasan Lengkap Ditjen Pajak Soal 'Pengampunan' Jilid Dua

    • 10

      Matahari di M al Taman Anggrek Tak Bercahaya Lagi

    SelengkapnyaSumber: Google News | Berita 24 Sulut

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Bisnis,1,Hiburan,3,Lokal,3,Nasional,1,Olahraga,1,
ltr
item
Berita 24 Sulawesi Utara: Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia Dibekukan
Anjlok 64,76%, Saham Calon Induk AirAsia Indonesia Dibekukan
https://awscdn.detik.net.id/finance/images/icon_tw.png
Berita 24 Sulawesi Utara
http://www.sulut.berita24.com/2017/11/anjlok-6476-saham-calon-induk-airasia.html
http://www.sulut.berita24.com/
http://www.sulut.berita24.com/
http://www.sulut.berita24.com/2017/11/anjlok-6476-saham-calon-induk-airasia.html
true
4796668499768346679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy