GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pemandangan Indah di Jalur Pinogaluman Doloduo, Tapi Dibayang-bayangi Hal ini

Pemandangan Indah di Jalur Pinogaluman Doloduo, Tapi Dibayang-bayangi Hal ini

Pemandangan Indah di Jalur Pinogaluman Doloduo, Tapi Dibayang-bayangi Hal ini Suasana yang sangat berbahaya jika hujan, namun jika suasana sedang cera…

Pemandangan Indah di Jalur Pinogaluman Doloduo, Tapi Dibayang-bayangi Hal ini

Pemandangan Indah di Jalur Pinogaluman Doloduo, Tapi Dibayang-bayangi Hal ini

Suasana yang sangat berbahaya jika hujan, namun jika suasana sedang cerah, jalur Pindol ini memberikan pemandangan yang menakjubkan.

Pemandangan Indah di Jalur Pinogaluman Doloduo, Tapi Dibayang-bayangi Hal iniTRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJANTebing batu di jalur pindol

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Jalur Pinogaluman Doloduo atau disingkat Pindol, adalah jalur alternatif dari Lolak menuju Dumoga. Banyak yang memilih lewat jalur ini karena lebih dekat.

Dibanding harus melewati Kotamobagu dulu, baru tiba di Lolak. Atau seb aliknya menuju dataran Dumoga. Jalanan yang beberapa tahun lalu ini belum aspal memang sangat ekstrim.

Beruntung warga desa yang tinggal di jalur ini sudah merasakan jalan aspal. Namun rupanya, jalur ini sangat rawan longsor. Jika hujan, tak diperkenankan melewati jalan ini.

Hampir seluruh jalur ini, menanjak, berkelok-kelok. Pengendara seperti akan melewati jalanan di tengah lembah. Ada titik di mana jalan berada tepat di samping tebing batu, di sebelahnya jurang.

Jurang menuju sungai besar yang bermuara di pantai di Lolak. Tampak kerikil-kerikil memenuhi jalanan, bekas longsoran. Banyak juga sisi jalan yang ada bekas longsor. Sangat berisiko jika melewati jalur ini saat hujan.

Bahkan ada aliran air dari tebing, yang melewati jalan. Itu nampaknya jalan air yang terpaksa ditutup untuk pengaspalan. BPBD Bolaang Mongondow pun selalu memberi peringatan untuk tak lewat sini saat hujan.

Suasana yang sangat berbahaya jika hujan, namun jika suasana sedang cerah, jalur Pindol ini memberikan pemandangan yang menakjubkan.

Seperti berada di lembah, dengan jejeran pemandangan deretan pegunungan yang indah. Yang di bawahkan sungai dengan suara aliran air yang menenangkan. Di sisi seberang, tebing batu yang terlihat eksotis.

Pemandangan ini ditemui saat di pertengahan jalan. Namun jika baru jalan dari Lolak, atau akan memasuki Dumoga, jalan mulai landai. Namun pemandangan di daerah Dumoga pun tak kalah mengesankan. Pegunungan dan perkebunan warga yang menyatu.

Imran Potabuga (32) warga Totabuan mengatakan dulu jalan ini masih tanah dan bebatuan. Warga desa yang berada di jalur ini pun harus membawa peralatan untuk memperbaiki motor jika rusak.

"Paling bannya. Bawa sendiri alat-alat. Kalau ban bocor atau kempis langsung perbaiki. Karena jarang ada rumah, tak ada tempat tambal ban. Jadi harus persiapkan sendiri," ujarnya.

Editor: Aldi_Ponge Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Begini Penampakan 'Surga Dunia' Hotel Alexis Sumber: Tribun Manado

Tidak ada komentar