GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tanpa Betina, Hewan Purba Mamut Jantan Mudah Terjebak?

Tanpa Betina, Hewan Purba Mamut Jantan Mudah Terjebak?

Tanpa Betina, Hewan Purba Mamut Jantan Mudah Terjebak? Jumlah mamut jantan yang ditemukan terjebak di lubang atau rawa ternyata lebih banyak dibandingkan betina.Sabtu, 4 Nov…

Tanpa Betina, Hewan Purba Mamut Jantan Mudah Terjebak?

Tanpa Betina, Hewan Purba Mamut Jantan Mudah Terjebak?

Jumlah mamut jantan yang ditemukan terjebak di lubang atau rawa ternyata lebih banyak dibandingkan betina.

Tanpa Betina, Hewan Purba Mamut Jantan Mudah Terjebak?wikipedia/In the Royal BC Museum in VictoriaModel mamut berbulu di the Royal BC Museum

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peneliti di Swedia menemukan kejanggalan saat menganalisis DNA gajah purba, mamut berbulu.

Jumlah mamut jantan yang ditemukan terjebak di lubang atau rawa ternyata lebih banyak dibandingkan betina.

Para peneliti pun kemudian mengaitkannya dengan perilaku kerabat jauh mereka, gajah.

Gizmodo, yang mengutip laporan dari Current Biology, mela nsir hasil penelitian dari Swedish Museum of Natural Hystory.

Peneliti menemukan, dari 98 genom mamut raksasa yang mereka teliti, 70 persen di antaranya adalah jantan.

Rasio kelahiran mamut jantan dan betina kemungkina seimbang. Dasar itulah yang membuat para peneliti merasa heran.

Mamut berbulu lebat terakhir diperkirakan mati sekitar 1.650 tahun lalu di Pulau Wrangel.

Kematian yang 'tergolong' masih muda dan pembekuan es, membuat ilmuwan bisa lebih mudah menemukan bagian mamut yang tersisa untuk diteliti.

Kendati demikian, bukan berarti ilmuwan tak menemukan kesulitan.

"Banyak juga tulang, taring, dan gigi mamut, serta hewan dari zaman es yang tidak bertahan (rusak)," ujta Love Dalen, peneliti.

Halaman selanjutnya 12
Pe nulis: Edi Sukasah Editor: Edi Sukasah Ikuti kami di Ular Piton Raksasa Kesulitan Bergerak di Dekat Kandang Sapi, saat Didekati Ternyata ... Sumber: Tribun Manado

Tidak ada komentar