www.AlvinAdam.com


Berita 24 Sulawesi Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tatong Bara Terkejut Kotamobagu Masuk 10 Besar Kota Toleran di ...

Posted by On 11.31

Tatong Bara Terkejut Kotamobagu Masuk 10 Besar Kota Toleran di ...

Tatong Bara Terkejut Kotamobagu Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia

Kota Kotamobagu dan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) oleh Setara Institute mendapat predikat sebagai Kota Toleran di Indonesia

Tatong Bara Terkejut Kotamobagu Masuk 10 Besar Kota Toleran di IndonesiaCHRISTIAN WAYONGKERETatong Bara

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Kotamobagu dan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) oleh Setara Institute mendapat predikat sebagai Kota Toleran di Indonesia Tahun 2017, bersama Kota Manado yang menduduki peringkat paling atas.

Tatong Bara sang Walikota Kotamobagu, tidak menyangka akan mendapat predikat itu. "Saya sangat surprise mengetahui kabar ini,&q uot; kata Tatong Selasa (21/11).

Menurutnya predikat kota teroleran untuk Kotamobagu dengan skor 5,80 diperoleh karena kehidupan bersama dan harmonis di tengah perbedaan dijaga dan dipelihara oleh seluruh masyarakat yang ada di empat kecamatan, 15 Desa dan 16 Kelurahan se Kota Kotamobagu.

"Hal ini selalu terjaga. Pemerintah yang mengeluarkan regulasi bersama masyarakat dari berbagai lapisan agama mengimplementasi sambil cepat tanggap menangani selesaikan permasalahan," urainya.

Dengan hasil itu, Tatong berharap untuk dipertahankan dengan terus hidup rukun dan damai. Diraihnya Kota Kotamobagu sebagai kota toleran setelah memenuhi sejumlah regulasi, seperti penanganan konflik, tindakan persuasif dan pemberian ruang kepada pemerintah menghadiri setiap kegiatan keagamaan..

"Intinya kebersamaan dan kerukunan," tandasnya. Terpisah sejumlah tokoh Agama yang ada di Kota Kotamobagu menilai predikat kota toleransi karena faktor pemerintah sebaga i panutan dan budaya masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) saling menghormati.

"Masyarakat saling menghargai dan terutama kepada pimpinan," kata Hein Kalangi tokoh agama Budha.

Pemerintah dalam hal ini langsung berkoordinasi dengan para pemuka agama dalam mencari jalan keluar jika ada masalah sehingga tak sampai bergejolak.

Kunci utama bisa peroleh predikat kota Toleran adalah hargai pemerintah dan tokoh agama serta pertahankan terus budaya tanah Totabuan yang saling menghargai dan cepat akur dengan warga baru. Untuk kaum Tionghoa konan sesuai dengan sejarah setempat begitu dekat dengan para raja mongondow sehingga hal itu merupakan satu modal juga untuk satu kerukunan.

"Di daerah lain umat tionghoa belum mendapat tempat ditengah masyarakat. Contoh saya dengan ibu walikota meski beda kepercayaan namun tetap rukun damai saling menerima satu dengan lainnya, kami berdua satu kelas SMP dan SMA," tukasnya.

Halaman selanju tnya 12
Penulis: Christian_Wayongkere Editor: Andrew_Pattymahu Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Guru Perempuan Paksa Muridnya Berhubungan Badan! Ancamannya Bikin Mikir Dua Kali Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »