GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dari Glenn Fredly Hingga Menteri, Semuanya Happy di Pesona ...

Dari Glenn Fredly Hingga Menteri, Semuanya Happy di Pesona ...

Dari Glenn Fredly Hingga Menteri, Semuanya Happy di Pesona Manado Jazz Fiesta Kamis, 14 Desember 2017 | 10:22 Share this post : INDOPOS.CO…

Dari Glenn Fredly Hingga Menteri, Semuanya Happy di Pesona ...

Dari Glenn Fredly Hingga Menteri, Semuanya Happy di Pesona Manado Jazz Fiesta Kamis, 14 Desember 2017 | 10:22 Share this post :

INDOPOS.CO.ID - Pesona Manado Jazz Fiesta yang digelar Minggu (10/12), membawa banyak kebahagiaan. Pedagang happy. Kadispar Sulut Sumringah. Bahkan penyanyi Glenn Fredly hingga Menpar pun ikutan bahagia.

Glenn Fredly tampil memukau di Pesona Manado Jazz Fiesta di Manado Town Square (Mantos), Minggu, (10/12). Membawakan lagu-lagu andalannya seperti You are my everything, Sedih tak berujung dan Timur, Glenn sukses membuai 7 ribu penonton yang hadir. Rona bahagia langsung terpancar dari wajahnya.

Penyanyi jazz Polandia Grzegorz Karnas yang tak kalah kerennya. Grzegorz Karnas tampil trengginas dengan musik jazz progresif yang luar biasa. Keduanya sukses menghangatkan event hasil kerjasama Kemenpar, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara serta Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) itu.

“Ini sinergi bagus antara musisi dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Karena kita sama-sama tahu, musik dan pariwisata adalah sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” kata Glenn Fredly.

Baginya, musik adalah bagian dari budaya. Dan kebetulan, pariwisata adalah salah satu concern dalam hidupnya. “Musik adalah duta pariwisata. Kita tidak bisa memungkiri itu. Kita harus jeli melihat peluang itu sehingga nantinya kita bisa mengembangkan wisata pertunjukan/konser seperti di Eropa,”ujar Glenn.

Ucapan Glenn memang bukan tanpa sebab. Musisi selalu menjadi endorser yang baik bagi pariwisata. Musik selalu menjadi maqnet yang menjual dalam atraksi yang bisa mendatangkan banyak wisatawan.

“Ini merupakan pe lengkap dari elemen 3A yang di canangkan Menpar Arief Yahya. Akses serta amenitas yang baik tentunya akan terdukung dengan atraksi yang baik. Dan musik terbukti selalu menjadi atraksi yang baik dalam menjaring wisatawan. Contohnya Sabtu malam lalu di Manado. Lihat saja penonton memadati lokasi acara,” pungkasnya.

Ramainya pengunjung juga membuat happy para peserta bazar Natal yang ikut meramaikan acara tersebut. Dari penjual kopi, sembako, kue kering semua diserbu pembeli. Para tenant Manado Town Square pun ikutan happy. Pasalnya event tersebut mendatangkan penonton yang pada akhirnya berbelanja di Mantos.

"Ini sebuah rangkaian besar dari Christmas Festival Manado yang ingin kita tampilkan. Ini event tahun kedua kita, dan tahun ini sukses besar. Terimakasih Kemenpar atas dukungannya,” kata Kadispar Sulawesi Utara Daniel Mewengkang, Selasa (12/12).

Wajar jika Daniel Mewengkang happy. Maklum, perputaran uang di Sulawesi Utara langsung tinggi. Man tos penuh. Semua ikut kebagian berkah. “Ini yang kita harapkan. Bukan hanya sekedar mendatangkan wisatawan saja, tetapi masyarakat merasakan dampak positifnya. Bayangkan jika tiap orang membelanjakan 200 ribu saja, sudah 1,5 miliar uang yang beredar di Mantos,” ujar Daniel.

Sejumlah pedagang pun mengamini apa yang dikatakan Daniel. Azhari Idris misalnya. Pemilik Kedai Kopi Baba Budan yang membuka stand di acara tersebut. Ia mengaku kebanjiran pembeli yang datang menonton acara tersebut sambil menikmati kopi. “Lumayan banyak pembelinya, dua kali lipat malam minggu di kedai,” kata Azhari.

Pedagang kue kering juga sama. Parlin pantau yang menjajakan kue kering untuk keperluan Natal dan oleh-oleh tersebut cukup kewalahan melayani pembeli. “Dagangan saya sampai tersisa tinggal sedikit. Pengunjungnya di luar perkiraan saya,” kata Parlin.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti yang didampingi Kep ala Bidang Promosi Wisata Bahari Kemenpar Florida Pardosi ikut sumringah. Ia mengatakan pariwisata harus berjalan selaras serta mensejahterakan masyarakat. Apa lagi Manado saat ini telah menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan asing serta wisatawan nusantara.

“Di sinilah fungsi pariwisata. Pariwisata hadir untuk terus mensejahterakan masyarakat, menyerap tenaga kerja menumbuhkan serta meningkatkan perekonomian, juga melestarikan alam serta budaya,” kata Esthy.

Acungan dua jempol langsung diberikan Menpar Arief Yahya. Dia yakin bahwa setiap potensi pergerakan orang dalam jumlah masif akan menggerakkan ekonomi. Baginya, pergerakan orang sama dengan pergerakan bisnis. Setiap pergerakan orang akan menciptakan pergerakan ekonomi, pergerakan barang dan jasa. Karena itu industri pariwisata pasti akan ikut bergerak.

“Direct impact dan indirect impact-nya besar. Manado ramai semua ikut kebagian rezeki. Belum lagi coverage media. Manado akan semakin dikenal dunia. Sukses untuk pariwisata Sulawesi Utara. Salam Pesona Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya. (lis/ags)

Kembali Kemenpar 300 x 250e-PermormanceLPSEPPIDJDIHN

Tweets by KemenparekrafSumber: Google News | Berita 24 Sulut

Tidak ada komentar