www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

GAMKI Sulut Gelar FGD Bertema Strategi Penanganan Tindak ...

Posted by On 09.08

GAMKI Sulut Gelar FGD Bertema Strategi Penanganan Tindak ...

GAMKI Sulut Gelar FGD Bertema Strategi Penanganan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan

Angka kekerasan terhadap perempuan di Sulawesi Utara bermain di garis atas grafik.

GAMKI Sulut Gelar FGD Bertema Strategi Penanganan Tindak Kekerasan Terhadap PerempuanALPENMARTINUSMeidy Tinangon

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Angka kekerasan terhadap perempuan di Sulawesi Utara bermain di garis atas grafik.

Kondisi ini diperparah dengan proses penyelesaian kasus yang masih ‘jauh panggang dari api’. Perspektif para penegak hukum dalam menangani kasus jadi salah satu persoalan serius.

Catatan Tahunan (Catahu) yang diluncurkan Swara Parampuang Sulut, 21 April 201 7, yang merupakan catatan pendokumentasian berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani oleh lembaga non pemerintah, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulut, Unit PPA Polda Sulut, RS Bhayangkara Manado dan data pantauan media yang dilakukan Swapar.

Data kasus yang didampingi P2TP2A Provinsi Sulut, 131 kasus. Dengan rincian, kekerasan seksual 54 kasus (41%), KDRT 46 kasus (35 % fisik dan psikis) serta kekerasan lainnya 31 kasus. Kasus selesai berjumlah 86 kasus (66%), dalam proses 45 kasus (34%).

Catatan Unit PPA Polda Sulut, kasus kekerasan seksual ada 42 kasus. Dengan rincian cabul/ persetubuhan 28 kasus, trafficking 5 kasus, pemerkosaan 9 kasus. KDRT (fisik dan penelantaran) 15 kasus, perbuatan tidak menyenangkan 2 kasus, pembunuhan 1 kasus.
Sementara data perempuan korban kekerasan yang dilayani oleh RS Bhayangkara untuk layanan visum selama tahun 2016, kekerasan seksual 263, kekerasan fisik 165.
U ntuk data kekerasan terhadap perempuan pantauan media yang dilakukan Swara Parangpuan selama 2016, berjumlah 345 kasus. Kasus kekerasan seksual 269 kasus (78%), dengan rincian perkosaan 172 kasus, pelecehan seksual 38 kasus, trafficking/eksploitasi seksual 32 kasus, percobaan perkosaan 15 kasus, kontrol seksual 12 kasus. KDRT (fisik dan psikis) 76 kasus (22%).
Dalam melakukan pendampingan, korban diberikan layanan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Dari awal korban melapor, melakukan konseling, mendampingi proses hukum hingga korban mandiri.

Namun dalam prosesnya, sederet kendala masih menghadang dalam melakukan pendampingan.

Antara lain, di tingkat aparat penegak hukum (Polisi, Jaksa, Hakim) belum semua memiliki perspektif korban, kurangnya pemahaman terhadap kebijakan terkait hak perempuan korban seperti UU Perlindungan Anak, UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Merespon hal tersebut, Gerakan Angkat an Muda Kristen Indonesia Sulawesi Utara (GAMKI SULUT) melalui Departemen Perempuan dan Anak GAMKI SULUT hendak melaksanakan FGD.

Dengan melibatkan pihak-pihak terkait, diharapkan FGD tentang Strategi Penanganan Kasus Tindak Kekerasan Perempuan dapat memberi sumbangsi dalam menurunkan angka kekerasan yang terjadi.

Ketua GAMKI Sulut, Meidy Tinangon menuturkan pelaksaan kegiatan FGD, bertujuan untuk Mendiskusikan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan kelompok rentan diskriminasi, Melakukan evaluasi kebijakan perlindungan perempuan dan kelompok rentan diskriminasi yang dilakukan sejauh ini dan merumuskan strategi penangan kasis tindak kekerasan terhadap perempuan dan kelompok rentan diskriminasi.

"Kegiatan akan dilakukan tanggal 29 November 2017, bertempat di Kantor Penghubung Komisi Yudisial, Manado. Secara umum pelaksanaan kegiatan adalah Departemen Perempuan dan Anak GAMKI SULUT, dibawah tanggungjawab DPD GAMKI SULUT," katanya.

Penulis: Andrew_Pattymahu Editor: Andrew_Pattymahu Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Calon Pengantin Pria Nekat Perkosa Tetangganya, Sebelum Jalankan Aksi Pelaku Minum Obat Kuat Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »