www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Asosiasi Petani Cengkih Indonesia Proyeksikan Harga Akan ...

Posted by On 03.02

Asosiasi Petani Cengkih Indonesia Proyeksikan Harga Akan ...

economy.okezone.com

  • Home
  • Economy
  • Sektor Riil
Asosiasi Petani Cengkih Indonesia Proyeksikan Harga Akan Menguat di Kuartal I-2018 ant, Jurnalis · Selasa 12 Desember 2017, 09:50 WIB https: img.okeinfo.net content 2017 12 12 320 1828963 asosiasi-petani-cengkih-indonesia-proyeksikan-harga-akan-meng   uat-di-kuartal-i-2018-VV7XqTMnxC.jpg A A A

MANADO - Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI) Sulawesi Utara (Sulut) memperkirakan harga komoditas cengkih akan menguat pada tahun 2018.

"Setelah turun pada akhir tahun ini, awal tahun depan pergerakan harga cengkih diprediksi akan menguat kembali," kata Wakil Ketua Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI) Sulut Paulus Sembel d i Manado, Selasa (12/12/2017).

BERITA TERKAIT +
  • Cengkih Sulut Jadi Primadona Belanda hingga Argentina
  • Rekayasa Desain Rokok (2)
  • Cengkih, Aroma Cita Rasa Mahal (1)

Dia mengatakan, biasanya akan rebound pada triwulan pertama setiap awal tahun 2018.

Paulus mengatakan penurunan harga pada bulan Desember 2017 merupakan siklus tahunan yang sering terjadi.

"Ini sudah biasa, memang saat Desember banyak orang yang jual cengkih jadi harganya turun," ujarnya.

Harga pembelian cengkih di tingkat petani di Sulut terkoreksi Rp1.000 per kilogram (kg) menjadi Rp104.000 per kg.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Sulut Hanny Wajong mengatakan, pergerakan harga komoditas pertanian tersebut dipandang wajar. Pasalnya banyak petani yang menjual pada moment Natal.

"Fluktuasi harga cengkih masih wajar. Hanya turun sedikit dari Rp105.000 per kg menjadi Rp104.000 per kg, karena jumlah su pply lebih banyak dari demand," jelas Wajong.

Menurut dia, penurunan harga tersebut tidak perlu dikuatirkan petani. Sebab dia memprediksi hal itu hanya terjadi ketika banyak masyarakat ramai-ramai menjual cengkih untuk memenuhi kebutuhan Natal.

"Memang begitu jika banyak yang menjual otomatis harga akan turun," ujarnya.

Karena itu, kata dia, ke depannya petani perlu menjaga kualitas hasil panen, agar pasaran cengkih tetap bertaha di posisi yang menguntungkan petani.

"Kalau kualitasnya baik maka harga tawar dari pembeli juga akan naik. Ini mesti dipertahankan petani," tuturnya.

Berbeda dengan cengkih, harga komoditas pertanian lainnya di Sulut tidak mengalami perubahan. Di antaranya kopra tetap dipasarkan Rp10400 per kg. Vanili Rp3.000.000 per kg, pala biji Rp70.000 per kg, serta pala fuli Rp115.000 per kg.

Kepala Bidang Distribusi badan pusat Statistik (BPS) Sulut Marthedy M Tenggehi mengatakan, nilai tukar pet ani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) di November 2017 menunjukan kenaikan 0,30 persen, dari 88,90 di Oktober menjadi 89,17 di November.

"Membaiknya harga kelapa, baik kelapa muda maupun kelapa tua di tingkat petani menjadi penyebab naiknya nilai NTPR," ujarnya.

Sementara Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Tanaman Perkebunan Rakyat juga mengalami kenaikan 0,53 persen, dari 98,83 pada Oktober menjadi 99,36 di November.

Sedangkan secara keseluruhan Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulut pada November 2017 turun 0,03 persen dari nilai 94,27 pada Oktober turun menjadi 94,24 di November.

Secara umum, menurunnya nilai NTP disebabkan oleh kenaikan harga komoditi yang dihasilkan petani belum bisa mengimbangi kenaikan harga barang konsumsi rumah tangga.

Nilai NTP selama tahun kalender 2017 mengalami perbaikan 0,32 persen, tetapi secara YoY (tahun ke tahun) masih mengalami penurunan 0,22 persen.

(rzy)

Berita Lainnya

  • MNC Kapital Beberkan Rencana Kerja 7 Unit Bisnis Jasa Keuangan

    MNC Kapital Beberkan Rencana Kerja 7 Unit Bisnis Jasa Keuangan

  • Pertamina Butuh Dana USD7 Miliar Kembangkan Energi Terbarukan Hingga 2040

    Pertamina Butuh Dana USD7 Miliar Kembangkan Energi Terbarukan Hingga 2040

  • Barang Digital Bakal Kena Pajak, Menkominfo: <i>Gak</i> Usah Khawatir Beli dari Luar Negeri

    Barang Digital Bakal Kena Pajak, Menkominfo: Gak Usah Khawatir Beli dari Lu ar Negeri

  • Jasa Keuangan MNC Group Siapkan Strategi Hadapi Tantangan 2018

    Jasa Keuangan MNC Group Siapkan Strategi Hadapi Tantangan 2018

  • MNC Finance Apresiasi Kesiapan Polda Riau Kawal Eksekusi Jaminan Fidusia

    MNC Finance Apresiasi Kesiapan Polda Riau Kawal Eksekusi Jaminan Fidusia

  • Pertahankan Kinerja Positif, IHSG <i>Finish</i> di 6.032

    Pertahankan Kinerja Positif, IHSG Finish di 6.032

  • Pergeseran Energi Fosil ke Terbarukan Jadi Fokus Dunia

    Pergeseran Energi Fosil ke Terbarukan Jadi Fokus Dunia

  •    Budidaya Perikanan Dapat Anggaran <i>Nyaris</i> Rp1 Triliun, untuk Apa?

    Budidaya Perikanan Dapat Anggaran Nyaris Rp1 Triliun, untuk Apa?

Cari Berita Lain Di Sini Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »