www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PII Jamin 5 Proyek Infrastruktur 2018, Salah Satunya LRT Kota Medan

Posted by On 17.51

PII Jamin 5 Proyek Infrastruktur 2018, Salah Satunya LRT Kota Medan

Ilustrasi (Foto: dokumen)

INFONAWACITA.COM â€" PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) mentargetkan menjamin lima proyek infrastruktur senilai total Rp 17 triliun pada tahun depan. Salah satu proyek yang akan dijamin adalah Light Rapid Transit (LRT) di Medan.

Dari seluruh nilai kelima proyek, perseroan akan memberikan jaminan sebesar Rp 9 triliun. Dengan demikian, total penjaminan yang diberikan perseroan tahun depan bakal mencapai Rp 44 triliun atau naik 25 persen dari prognosa akhir tahun ini yang diperkirakan Rp35 triliun.

Disampaikan Direktur Utama PII Armand Hermawan, Senin (11/12) di Jakarta, kelima proyek tersebut adalah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lampung, Rumah Sakit Pendidikan Sam Ratulang i di Sulawesi Utara, Kereta Api Ringan (LRT) Medan di Sumatera Utara, Jalan Tol Serang Panimbang di Banten, dan Jalan Tol Semarang- Demak di Jawa Tengah.

“Untuk saat ini, proyek yang sudah siap untuk dijamin tahun depan adalah kelima proyek tersebut,” ujar Armand, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Berdasarkan prognosa tahun ini, perusahaan pelat merah di bawah Kementerian Keuangan ini bakal menjamin 15 proyek infrastruktur dengan total nilai mencapai Rp176,9 triliun. Dua diantaranya baru akan ditambah ke dalam portofolio perseroan sebelum akhir tahun, yaitu Proyek Ruas Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Jakarta â€" Cikampek II Sisi Selatan. Adapun proyek terbesar yang dijamin perseroan sampai saat ini adalah proyek PLTU Batang 2 x 1000 MW dengan nilai investasi Rp57,1 triliun.

“PII sudah memberikan jaminan pada proyek PLTU Batang, 8 Proyek Jalan Tol (Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang dan Manado-Bitung, J akarta-Cikampek II Elevated, Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Cileunyi â€" Sumedang â€" Dawuan dan Serang- Panimbang), SPAM Umbulan dan seluruh paket Proyek Palapa Ring,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Armand juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) bersedia mengerjakan proyek infrastruktur dengan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Pasalnya, pemerintah tidak bisa membiayai seluruh kebutuhan proyek pembangunan infrastruktur.

Namun demikian, hingga kini, masih sedikit Pemda yang berani mengerjakan proyek infrastruktur dengan menggandeng pihak swasta. Dari portofolio penjaminan saat ini, baru proyek SPAM Umbulan di Jawa Timur yang telah menggunakan skema KPBU. Hal itu tak lepas dari masih terbatasnya pemahaman Pemda soal proyek KPBU.(AR)

Sumber: Google News | Berita 24 Sulut< /a>

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »