www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PWI Sulut dan BRI Kerja Sama Digelar Lomba Kolintang

Posted by On 06.36

PWI Sulut dan BRI Kerja Sama Digelar Lomba Kolintang

PWI Sulut dan BRI Kerja Sama Digelar Lomba Kolintang

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Utara (Sulut) bersama Bank BRI siap menggelar Kejuaraan Nasional Musik Kolintang.

PWI Sulut dan BRI Kerja Sama Digelar Lomba KolintangistKawanua Perth memainkan alat musik Musik Kolintang

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Utara (Sulut) bersama Bank BRI siap menggelar Kejuaraan Nasional Musik Kolintang “BRI Kolintang Cup” pada 13 dan 14 Desember 2017 di Manado Town Square (Mantos) 3.

“Kejuaraan kolintang ini diperkirakan paling heboh dan spektakuler dibanding kejuaraan sebelumnya,” ujar Ketua Umum Panitia Kejuaraan Musik Kolintang “BRI Kolintang Cup” Aswin Lumintang didampingi Sekretaris Umum Panitia Merson Simbolon dan Bendahara Panitia Feybe Lumanauw di Manado, Minggu (10/12/2017).

Total hadiah dalam kejuaraan nasional musik kolintang ini adalah Rp 99,5 juta untuk kategori anak, remaja, dan umum. “Jumlah peserta yang akan berlomba sebanyak 43 peserta,” kata Aswin.

Dijelaskan, ide untuk mengadakan kejuaraan atau lomba alat musik kolintang nasional untuk memperebutkan “BRI Kolintang Cup” muncul dari seorang tokoh Sulawesi Utara yang saat ini sebagai Komisaris Bank BRI, Dr Jeffry Wurangian, SE, MSi atau yang kerap disapa JW.

“Ide brilliant Pak JW ini direspons positif oleh PWI, Bank BRI, dan komunitas musik kolintang,”kata Aswin.
Jeffry Wurangian yang dihubungi terpisah mengatakan, daerah Sulut adalah daerah yang kaya budaya. Alat musik kolintang adalah salah satu kekayaan daerah ini yang perlu dilestarikan keberadaannya hingga pada generasi muda.

“Saya merasa terpanggil untuk turut dalam arak-arakan masyarakat pencinta seni khususnya alat musik kolintang karena musik kolintang merupakan salah satu produk unggulan di bidang seni dan budaya provinsi Sulawesi Utara yang perlu dipromosikan secara berkelanjutan dalam dunia pariwisata baik domestik maupun internasional, dan juga promosi kolintang menuju UNESCO (Kolintang road to UNESCO),” kata Jeffry yang juga mantan Dirut Bank SulutGo.

Dikatakan, untuk memainkan alat musik kolintang ini perlu bakat, keterampilan, dan latihan secara teratur untuk dapat membawakan berbagai jenis lagu maupun variasi iramanya dengan baik. Dengan kombinasi alunan musik serta suara merdu penyanyi, penonton akan terpukau dan sangat menikmati musik kolintang ini.

“Musik kolintang adalah suatu produk unggulan seni dan budaya yang harus disentuh dengan tata kelola (governance) yang profesional secara utuh mulai dari hulu hingga hilirnya. Harus diciptakan sedemikian rupa me lalui inovasi, terobosan dan dikemas dalam satu paket packing entertainment sehingga ada nilai tambah bisnis yang sangat diminati oleh masyarakat pada era technology digital yang modern sekarang ini.

Apabila dikemas dengan baik, ketika wisatawan datang ke Manado, dengan mudah melihat informasi jadwal pertunjukan musik kolintang yang sudah siap pentas di tempat-tempat tertentu. Belajar dari Bali, jika kita akan menonton tari kecak, tari barong, jadwalnya sudah ada setiap hari.

Ditambahkan, untuk mempromosikan musik kolintang ini maka perlu dipotret dahulu ada berapa banyak group musik kolintang yang aktif mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa di Sulawesi Utara.
“Saya berharap event ini akan berlangsung setiap tahun dan dapat menjadi event untuk menarik wisatawan pada setiap menjelang Natal dan Tahun Baru. Mari jo torang sukseskan acara ini,” kata JW. *

Penulis: Nielton Durado Editor: Lodie_Tombeg Ikuti kami di Tepergok Lakukan Pelecehan Seksual di Kereta, Pria Ini 'Dikeroyok' Ibu-ibu Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »