www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Stephen Langitan tempuh Jakarta-London dengan sepeda motor

Posted by On 01.42

Stephen Langitan tempuh Jakarta-London dengan sepeda motor

Stephen Langitan akan memulai perjalanannya menuju London dari kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta (25/3/2018).
Stephen Langitan akan memulai perjalanannya menuju London dari kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta (25/3/2018). | Jules Rimet Langitan

Stephen Langitan (52), seorang pemotor dan narablog yang cukup ternama di kalangan pemerhati otomotif lokal, akan melakukan penjelajahan tunggal menunggangi sepeda motor dari Jakarta menuju London, Inggris.

Penjelajahan tersebut diberi tajuk "Solo Ride Adventure Jakarta-London 30 Countries-30.000 KM" karena Stephen akan melalui 30 negara dengan jarak tempuh diperkirakan mencapai 30.000 km dengan tar get waktu perjalanan 145 hari.

Stephen melakukan start di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta pada Minggu (25/3/2018). Ia akan berupaya untuk tiba di Ibu Kota Inggris Raya tersebut pada 17 Agustus, sehingga bisa ikut merayakan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Kedutaan Besar RI di London.

Pria asal Manado, Sulawesi Utara, tersebut berharap petualangannya kali ini bisa menginspirasi generasi muda Indonesia.

"Melalui solo touring ini diharapkan dapat menularkan semangat bagi anak-anak muda di Indonesia. Saya berpetualang sendiri sejauh 30 ribu kilometer butuh kekuatan fisik, mental dan disiplin. Anak-anak muda harus punya tekad dan impian," kata Stephen usai melakukan seremoni pelepasan, dikutip Dapurpacu.com.

Selain itu, ia juga akan membawa misi persaudaraan, perdamaian, dan mengampanyekan keselamatan lalu lintas sepanjang perjalanannya.

Siapakah Stephen Langitan?

Sepertinya banyak masyarakat awam yang masih asing denga n nama Stephen Langitan, tetapi tidak di dunia otomotif, terutama roda dua. Ia dikenal aktif dalam komunitas bermotor dan diakui kehebatannya dalam hal touring jarak jauh.

Kami tak sempat bertemu dengan Stephen, tetapi bisa berbincang dengan adiknya, Jules Rimet Langitan.

Jules (30) bercerita kepada Beritagar.id, Senin (26/3), bahwa sang kakak sudah menyukai touring bermotor sejak aktif dalam komunitas Honda Tiger Mailing List (HTML) pada 2006.

"Ia pernah menjelajahi beberapa kawasan di Indonesia, termasuk touring ke Lombok, Sabang, Kalimantan, dan Manado," kata Jules.

Baru pada 2010, menurutnya, Stephen mencoba membawa motornya menjelajah hingga ke mancanegara. Diawali dengan mengikuti Malaysia Brotherhood Ride pada 2010.

Kemudian, pada 2013, Stephen mengikuti parade USA Ride bersama pencinta Harley-Davidson di Amerika Serikat. Mereka bermotor dari pantai barat menuju pantai timur Negeri Paman Sam.

Kawasan pegunungan Himalaya dijelajahi Stephen pada 2016 ketika ia mengikuti Himalayan Odyssey, acara yang digagas jenama motor Royal Enfield, melintasi jalur Khardung La Top di India Utara.

Pada ketinggian sekitar 5.300 meter di atas permukaan laut, Khardung La Top adalah salah satu jalanan tertinggi di dunia yang masih bisa dilalui kendaraan bermotor.

Tahun lalu, Stephen juga melakukan perjalanan solo di Kalimantan, menempuh jalur dari Malaysia menuju Brunei Darussalam selama 31 hari.

Kenapa London?

Jalur Jakarta-London ini menjadi touring yang paling berat yang bakal dijalani oleh Stephen. Ia akan melewati beragam medan, seperti Khardungla Top di India Utara, gurun pasir di Pakistan dan Iran, hingga pegunungan Alpen di Eropa.

Stephen menjelaskan alasannya memilih London sebagai destinasi karena menawarkan rute darat yang lebih banyak dan hanya dua kali melakukan penyebrangan laut.

"Kenapa London? Jalurnya sudah ada. Saya hanya dua kali menyebrang dari Jawa ke Sumatera dan m enyebrang ke Malaysia. Selanjutnya saya menempuh jalan darat lintas negara," katanya, dikutip Antaranews.

Dalam perjalanan kali ini Stephen memilih menggunakan motor Kawasaki Versys-X 250, yang disebutnya pas untuk melakukan touring jarak jauh. Motor itu dikelir warna merah dan putih untuk menunjukkan identitas sebagai warga Indonesia.

Untuk menjaga keselamatan saat berkendara, ia menyatakan hanya akan bermotor mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore setiap harinya.

Rompi antipeluru

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Irjen Royke Lumowa, yang hadir dalam acara pelepasan tersebut, memberi hadiah berupa rompi antipeluru kepada Stephen.

Royke berpesan, agar rompi tersebut digunakan saat melewati wilayah konflik Balochistan di Pakistan. Meskipun nantinya saat melewati wilayah itu Stephen akan dikawal oleh tentara Pakistan.

Stephen pun menyatakan telah menandatangani "no objection certificate" (NOC), yang berisi kesepak atan bahwa apabila terkena tembakan maka dirinya maupun negara tidak akan menuntut kepada Pakistan.

"Yang paling berat ketika akan melewati daerah konflik di Pakistan itu, saya harus tanda tangan NOC, artinya kalau ada tembakan, saya jadi korban, tidak boleh menuntut," ucap Stephen, menukil Tribunnews.

Stephen juga diminta oleh salah satu sponsor, PT Pertamina Lubricants, untuk menguji kualitas dan kemampuan pelumas Pertamina Enduro dalam touring tersebut. Jadwal penggantian oli diagendakan saat singgah di Thailand, Nepal, Turki, dan Italia.

Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »