www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dari China, Luhut Bawa Pulang Investasi Rp 310 Triliun

Posted by On 00.54

Dari China, Luhut Bawa Pulang Investasi Rp 310 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar PanjaitanKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia terus memperluas kerja sama dengan China. Rombongan pemerintah yang dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meneken berbagai perjanjian kerja sama antara perusahaan Indonesia dan China pada Jumat (13/4/2018) senilai 23,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 310 triliun.

Luhut menyatakan Indonesia dan China menyepakati dua nota kesepahaman (MoU), yakni pengembangan mobil listrik dan pengembangan Tanah Kuning Mangkupadi Industr ial Park di Kalimantan Utara.

Selanjutnya, ada lima kontrak kerja sama yang telah ditandatangani. Kontrak pertama, pengembangan proyek hydropower di Kayan, Kalimantan Utara senilai 2 miliar dollar AS. Kedua, pengembangan industri konversi dimethyl ethercoal menjadi gas senilai 700 juta dollar AS.

Ketiga, perjanjian joint venture untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga air di Sungai Kayan, Kalimantan Utara senilai 17,8 miliar dollar AS. Keempat, joint venture pengembangan pembangkit listrik di Bali senilai 1,6 miliar dollar AS. Kelima, pengembangan smelter baja senilai 1,2 miliar dollar AS.

Baca juga: Moratorium Pengemudi Taksi Online, Luhut Sebut Agar Sopir Bisa Bayar Cicilan

“Kami ingin melihat terus terjalinnya kerja sama antar investor dari kedua negara, tidak hanya antar pemerintah saja," kata Luhut pada keterangan tertulisnya Sabtu (14/4/2018).

Selain itu Luhut juga mendorong kerja sama pada empat sektor inve stasi senilai 51,93 miliar dollar AS atau sekitar Rp 690 triliun.

Peluang tersebut, pertama adalah pembangunan infrastruktur, Kuala Namu Aerocity dan pengembangan kawasan industri di Sumatera Utara.

Kedua, pembangunan pembangkit listrik tenaga air dan kawasan industri KIPI Tanah Kuning di Kalimantan Utara. Ketiga, pembangunan Bandar Udara Internasional Lembeh, kawasan wisata Likupang, dan kawasan industri Bitung di Sulawesi Utara. Keempat, pembangunan techno park dan jalan tol di Bali.

Wakil Menteri Perdagangan China, Gao Yan menyatakan, pihaknya berkomitmen agar komunikasi kedua negara bisa lebih efisien dan cepat untuk kembali menindaklanjuti peluang kerjasama yang masih ada.

“Kami akan bekerja sama dengan departemen terkait untuk mengimplementasikan kesepakatan antara pimpinan kedua negara,” ujar Gao Yan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira pemerintah Indonesia harus memperhatikan beberapa hal agar kerja sama yang telah disepakati bisa berjalan dengan lancar. Pertama, pemerintah mesti memberikan kepastian hukum lantaran jelang pemilu, rencana investasi harus sudah matang.

Kedua, pemerintah pusat dan daerah harus mendukung pembangunan infrastruktur penunjang di daerah tujuan investasi. Ketiga, Indonesia harus menciptakan iklim investasi yang mendukung terkait isu utang dan tenaga kerja asing.

Di sisi lain, pemerintah harus berhati-hati melihat arah kepentingan China, jangan sampai merugikan Indonesia.

"Perlu pengawasan dan evaluasi juga, sehingga win-win solution bagi Indonesia," ujar Bhima kepada Kontan.co.id, Minggu (15/4/2018). (Ramadhani Prihatini)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Luhut bawa pulang kerja sama investasi US$ 23 miliar dari China



Berita Terkait

Luhut Pastikan Pencairan Dana Tahap Awal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Maret i ni

Luhut Tawarkan Maskapai India Layani Penerbangan Langsung ke Indonesia

Luhut Ingin RI Tak Lagi Impor Garam Industri Setelah Tahun 2021

Luhut Disarankan Segera Temui Parlemen Uni Eropa Bahas Larangan Biodiesel

Luhut: Pokoknya Haji Tanggal 15 Juli 2018 Sudah Terbang di Bandara Kertajati

Terkini Lainnya

BPS: Selama 8 Tahun, Pembangunan Manusia di Papua Masih R   endah

BPS: Selama 8 Tahun, Pembangunan Manusia di Papua Masih Rendah

Makro 16/04/2018, 14:33 WIB Target Produksi Batubara Anak Perusahaan TRAM Naik

Target Produksi Batubara Anak Perusahaan TRAM Naik

Rilis 16/04/2018, 14:31 WIB Punya Aset di Usia Muda Kini Bukan Sekadar Mimpi

Punya Aset di Usia Muda Kini Bukan Sekadar Mimpi

BrandzView 16/04/2018, 14:11 WIB IPM Indonesia Naik Jadi 70,81, Harapan Hidup Lebih Panjang

IPM Indonesia Naik Jadi 70,81, Harapan Hidup Lebih Panjang

Makr o 16/04/2018, 14:04 WIB Gandeng Bank Mandiri, Jamkrindo Beri Penjaminan Kredit untuk UMKM Konstruksi

Gandeng Bank Mandiri, Jamkrindo Beri Penjaminan Kredit untuk UMKM Konstruksi

Keuangan 16/04/2018, 13:57 WIB Singapura Gagalkan Penyelundupan 126 Jam Tangan Mewah Abal-abal

Singapura Gagalkan Penyelundupan 126 Jam Tangan Mewah Abal-abal

Bisnis 16/04/2018, 13:40 WIB Maskapai Penerbangan Domestik Berlomba Tambah Armada

Maskapai Penerbangan Domestik Berlomba Tambah Armada

Bisnis 16/04/2018, 13:34 WIB Starbucks Cabut Somasi ke Pengusaha Kopi Asal Lampung

Starbucks Cabut Somasi ke Pengusaha Kopi Asal Lampung

Bisnis 16/04/2018, 13:22 WIB BNI Ajak 5 UKM Binaan Pameran ke Malaysia

BNI Ajak 5 UKM Binaan Pameran ke Malaysia

Bisnis 16/04/2018, 13:11 WIB Menperin Sebut Apple Bakal Buka 3 Pusat Riset Lagi di Indonesia

Menperin Sebut Apple Bakal Buka 3 Pusat Riset Lagi di Indonesia

Makro 16/04/2018, 12:52 WIB Sambut Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Genjot Pendidikan SDM Lokal

Sambut Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Genjot Pendidikan SDM Lokal

Makro 16/04/2018, 12:39 WIB 3 Bulan Berturut-turut Defisit, Neraca Perdagangan RI Akhirnya Surplus

3 Bulan Berturut-turut Defisit, Neraca Perdagangan RI Akhirnya Surplus

Makro 16/04/2018, 12:05 WIB Pudjianto, Komisaris Alfamart Mengundurkan Diri

Pudjianto, Komisaris Alfamart Mengundurkan Diri

Bisnis 16/04/2018, 11:43 WIB Diduga Tercemar Bakteri, 207 Juta Telur di A   S Ditarik dari Peredaran

Diduga Tercemar Bakteri, 207 Juta Telur di AS Ditarik dari Peredaran

Makro 16/04/2018, 11:24 WIB Goldman: Perusahaan Teknologi Bakal 'Berperang' di Indonesia

Goldman: Perusahaan Teknologi Bakal "Berperang" di Indonesia

Makro 16/04/2018, 11:11 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »