Kirim Berita Sulut: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulut: Klik Disini

Berita 24 Sulawesi Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Angkut Sampah di Bunaken, Turis Asal Inggris Dapat Penghargaan

Posted by On 19.24

Angkut Sampah di Bunaken, Turis Asal Inggris Dapat Penghargaan

Masyarakat dan wisatawan ikut serta dalam Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)Balai Taman Nasional Bunaken Masyarakat dan wisatawan ikut serta dalam Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)

Sarah Hawkswood, wisatawan asal Inggris yang diapresiasi sebagai Kartini Bunaken dalam keterlibatan mengangkat sampah dalam kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)Balai Taman Nasio nal Bunaken Sarah Hawkswood, wisatawan asal Inggris yang diapresiasi sebagai Kartini Bunaken dalam keterlibatan mengangkat sampah dalam kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Bunaken, Sulawesi Utara, turut serta dalam kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, Sabtu (28/4/2018).

Satu di antaranya mendapatkan penghargaan karena kegigihannya mengangkut sampah.

Kegiatan bersih-bersih bawah laut, permukaan laut, dan daratan itu diselenggarakan Balai Taman Nasional Bunaken (BTNB).

Masyarakat, pemerintah daerah, sampai wisatawan ikut serta dalam memeringati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April.

Baca juga : 1,5 Ton Sampah Diangkut Wisatawan dan Penyelam di Bunaken

Kali ini BTNB memberikan penghargaan berupa sertifikat kepedulian lingkungan kepada wisman yang dinilai sangat proaktif mengangkut sampah dalam kegiatan tersebut.

Selai wisatawan, pihak taman nasional juga memberikan penghargaan kepada MM Travel yang mengangkat sampah terbanyak di permukaan laut dan daratan. Wisatawan travel tersebut juga ikut andil berwisata sembari mengambil sampah dari kapalnya.

"Masih dalam rangka memperingati Hari Kartini, kami juga memberikan apresiasi kepada Sarah Hawkeswood diver perempuan dari Tasik Ria Dive Resort, sebagai apresiasi atas partisipasi aktif sebagai wisman yang sukarela pedulli dan memberikan kontribusi terhadap kelestarian di Bunaken," ungkap Kepala BTNB Farianna seperti dikutip dari siaran pers kepada KompasTravel, Senin (30/4/2018).

Sarah merupakan wisman asal Inggris yang datang dan menyelam di Bunaken bersama suaminya.

"Semoga dengan memberikan apresiasi ini akan menyambung pemasaran promosi wisata Bunaken yang indah di negaranya dan pangsa pasar Eropa, ujar Farianna.

Baca juga : 3 Ton Sampah Dian gkut dari Pulau Bunaken

Awalnya ia berharap banyak wisatawan nusantara (wisnus) yang ikut. Ternyata wisman justru lebih antusias.

Ia berterima kasih pada dive center yang telah mengutus para penyelam untuk terlibat kegiatan ini.

Beberapa dive center bahkan mengajak tamu mancanegara untuk memberikan perhatian dalam melestarikan karang di Bunaken melalui ajakan mengangkat sampah bawah air.

Pemerintah, wisatawan, dan masyarakat sedang melakukan kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)Balai Taman Nasional Bunaken Pemerintah, wisatawan, dan masyarakat sedang melakukan kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)Kegiatan bersih-bersih laut dan pantai ini melibatkan lebih dari 200 orang yang berasal dari BTNB, Dinas Lingkungan H idup Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado - Kecamatan Bunaken Kepulauan, Lantamal VIII Manado, tour travel juga beberapa dive center.

Mereka melakukan pembersihan sampah di beberapa titik bawah laut, permukaan, dan daratan Bunaken.

Para perwakilan dari berbagai dive center mendapat tugas mengangkat sampah-sampah dari bawah dan permukaan laut.

Antara lain titik selam di penyelaman Fukui, Alung Banua, Tawara, Celah-celah, Likuan I, Likuan II, dan Likuan III. Serta titik penyelaman Mukan Kampung dan Bunaken Timur.

Baca juga : Penyelam di Bunaken Kini Dihimbau untuk Ikut Menanam Karang

Sedangkan bagian daratan berada di Pantai Liang, Pantai Kampung Bunaken, dan Alung Banua.

Mereka yang tidak menyelam bertugas mengambil sampah pada bagian atas perairan, yang dimulai dari Mukan Kampung Bunaken.

Farianna juga mengatakan kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken ditujukan untuk membangun kesadaran dalam melestarikan lingkungan hidup.

Malendong dalam bahasa Indonesia memiliki arti bersama-sama.

Setelah terakumulasi, total sampah yang didapat lebih dari dua ton. Sampah tersebut langsung dibawa menggunakan dua kapal, menuju tempat pembuangan sampah terakhir di Manado.


Terkini Lainnya

Apa Itu Rosti Swiss yang Dihidangkan untuk Kim Jong Un?

Apa Itu Rosti Swiss yang Dihidangkan untuk Kim Jong Un?

Food Story 02/05/2018, 08:23 WIB Rayakan Star Wars Day, Legoland Malaysia Gelar Beragam Aktivitas Seru

Rayakan Star Wars Day, Legoland Malaysia Gelar Beragam Aktivitas Seru

News 02/05/2018, 07:32 WIB Angkut Sampah di Bunaken, Turis Asal Inggris Dapat Penghargaan

Angkut Sampah di Bunaken, Turis Asal Inggris Dapat Penghargaan

News 02/05/2018, 06:09 WIB 10 Kota Kuliner Terbaik di Dunia, Salah Satunya di Asia Tenggara

10 Kota Kuliner Terbaik di Dunia, Salah Satunya di Asia Tenggara

Food Story 01/05/2018, 20:25 WIB Singapore Airlines Hentikan Camilan Kacang untuk Penumpang, Ini Alasannya...

Singapore Airlines Hentikan Camilan Kacang untuk Penumpang, Ini Alasannya...

News 01/05/2018, 18:26 WIB 5 Museum di Dunia untuk Mengenang Perjuangan Buruh

5 Museum di Dunia untuk Mengenang Perjuangan Buruh

Travel Story 01/05/2018, 16:20 WIB Aneka Promo Hari Buruh, dari Destinasi Wisata sampai Belanja

Aneka Promo Hari Buruh, dari Destinasi Wisata sampai Belanja

Hotel Story 01/05/2018, 14:19 WIB Hotel di Yogyakarta Ini Suguhkan 120 Hidangan untuk Sarapan

Hotel di Yogyakarta Ini Suguhkan 120 Hidangan untuk Sarapan

Hotel Story 01/05/2018, 13:23 WIB Hati-hati, 5 Benda di Kamar Hotel Menyimpan Banyak Kuman

Hati-hati, 5 Benda di Kamar Hotel Menyimpan Banyak Kuman

Travel Tips 01/05/2018, 11:28 WIB Kewur Uwi, Tradisi Makan Bersama di Kampung Paua, Flores

Kewur Uwi, Tradisi Makan Bersama di Kampung Paua, Flores

Travel Story 01/05/2018, 10:24 WIB Ngeri, 5 Makanan Lezat Ini Ternyata Mematikan

Ngeri, 5 Makanan Lezat Ini Ternyata Mematikan

Food Story 01/05/2018, 09:12 WIB Hostel atau Hotel, Mana yang Cocok untuk Liburan Anda?

Hostel atau Hotel, Mana yang Cocok untuk Liburan Anda?

Travel Tips 01/05/2018, 07:23 WIB Berita Foto: Jajan Sampai Kenyang di Yogyakarta

Berita Foto: Jajan Sampai Kenyang di Yogyakarta

Food Story 30/04/2018, 21:50 WIB Ketika Siswa di Desa Nemberala Diajak Mencintai Laut S   ejak Dini

Ketika Siswa di Desa Nemberala Diajak Mencintai Laut Sejak Dini

News 30/04/2018, 20:30 WIB Libur Lebaran di Gorontalo, Jangan Lewatkan Festival Tumbilotohe

Libur Lebaran di Gorontalo, Jangan Lewatkan Festival Tumbilotohe

News 30/04/2018, 19:21 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »