Kirim Berita Sulut: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulut: Klik Disini

Berita 24 Sulawesi Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kemendag: TKI Asal Sulawesi Utara Bisa Akses Eropa

Posted by On 11.27

Kemendag: TKI Asal Sulawesi Utara Bisa Akses Eropa

Ilustrasi TKI. (foto: nusantara.news)
Ilustrasi TKI. (foto: nusantara.news)

INFONAWACITA.COM â€" Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menilai, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa memiliki akses ke berbagai negara di Eropa. Hal itu disampaikan Kepala Sub Direktorat Jasa Bisnis, Distribusi, Keuangan, Direktorat Perundingan Perdagangan Jasa, Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Silvi Sumanti. Ia menjelaskan, semua karena Sulut memiliki potensi sumber daya yang dapat bekerja di luar negeri.

“Kalau ada surplus tenaga kerja profesional kita akan kirim ke Uni Eropa,” katanya, Selasa (15/5/2018).

Sebab, lanjutnya, perkembangan industri jasa di Manado semakin meningkat. Utamanya di bidang pari wisata dengan adanya penerbangan carter antara Tiongkok â€" Manado dan sebaliknya. Untuk ekspor jasa, Kemendag tambahnya, telah melakukan kerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BNP2TKI).

Meski demikian, kualifikasi TKI yang diutamakan harus memiliki kompetisi di bidangnya. Jadi tidak hanya sekedar punya tenaga, tapi wajib memiliki keahlian, misalnya dalam bidang kesehatan, pariwisata, transportasi, konstruksi dan sebagainya.

Dia juga mengatakan, peluang itu sangat terbuka. Pasalnya sektor jasa sangat dipertimbangkan dalam kemitraan ekonomi komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA). Antara Indonesia dengan Uni Eropa yang sedang dirintis.

“Jasa merupakan salah satu sektor strategis yang dibicarakan antara kerja sama internasional Indonesia dan Eropa,” jelasnya.

Trade Map

Berdasarkan data trade map 2011-2015, sektor jasa Indonesia yang berkontribusi tinggi dalam ek spor yakni travel (berkontribusi 48,67 persen dari sektor jasa). Lalu transportasi (berkontribusi 15,85 persen), komputer dan sistem informasi (berkontribusi 4,67 persen) serta jasa bisnis lainnya (21,96 persen).

Sektor jasa Indonesia dengan pertumbuhan ekspor tertinggi yakni jasa pemeliharaan dan perbaikan 64,17 persen. Lalu travel 33,24 persen, jasa asuransi dan pensiun 13,52 persen, pemerintah barang dan jasa 10,38 persen.

“Dalam jangka panjang, sektor jasa Indonesia berpeluang berdaya saing di pasar internasional. Termasuk di Uni Eropa,” jelasnya.

Kepala Seksi Penyiapan Penempatan Balai Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado Ronny Anis mengatakan, hingga 2017, jumlah TKI resmi yang diberangkatkan dari Sulut mencapai 187 orang.

Sumber: Google News | Berita 24 S ulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »