www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ramadan, Momentum Memupuk Pahala dan Kebajikan

Posted by On 11.59

Ramadan, Momentum Memupuk Pahala dan Kebajikan

Ramadan, Momentum Memupuk Pahala dan Kebajikan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur berpesan agar agar umat berbenah diri dalam Ramadan.

Ramadan, Momentum Memupuk Pahala dan KebajikanTRIBUNMANADO/HERVIANSYAHJelang Ramadan masyarakat Manado berdatangan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah mendoakan sanak-saudara yang telah meninggal dunia, seperti di TPU Banjer Kecamatan Tikala Manado.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Umat Muslim mulai menjalankan ibadah puasa Kamis (17/5) hari ini. Segenap elemen masyarakat di Sulawesi Utara berharap agar umat Muslim bisa menjalankan ibadah sebaik-baiknya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, KH Abdul Wahab Abdul G afur berpesan agar agar umat berbenah diri dalam Ramadan. Hendaknya umat memperbaiki hubungan antarsesama manusia maupun dengan Tuhan.

Ramadan adalah momentum tepat untuk memaksimalkan ibadah. "Ini adalah kesempatan kita memupuk pahala dan kebajikan. Marilah kita sama-sama menjaga hablumminallah dan hablum minannas kita," kata Abdul, Rabu (16/5).

Lanjut dia, hubungan hamba dengan Allah SWT (Hablum minallah) dapat dibangun dengan banyak memanjatkan ampun dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan cara memperbanyak ibadah dan mengurangi maksiat.

"Sedangkan untuk hablum minannas kita bisa melakukan kegiatan sosial dengan apa yang bisa kita bantu. Jika orang yang mampu harus banyak melakukan sedekah namun jika kurang mampu dengan cara apapun yang bermanfaat untuk sekitar," imbaunya.

Dirinya juga menyoroti kebiasaan israf (berlebih-lebihan) yang masih banyak dilakukan oleh umat Islam. Misalnya, boros pengeluaran dengan membeli banyak makanan u ntuk dimakan saat malam hari. "Jika kita mau boros, saat bersedekah kepada yang merasa kekurangan saja," ujarnya.

Ia berharap, imbauan itu disiarkan secara luas. “Selain itu juga kepada orang-orang kaya banyak bersedekah agat nantinya memperoleh ampunan Allah," imbuhnya.

Ia juga mengimbau umat Islam agar dapat mempertahankan amal perbuatan hingga setelah Ramadan. “Sehingga, setelah saalat Idul Fitri, Ramadan tak hanya tinggal nama saja,” pesannya.

Sementara itu, ucapan selamat menjalankan ibadah puasa datang dari kalangan Nasrani.

Ketua Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia Sulawesi Utara (MD GPdI Sulut), Pdt Yvonne Awuy-Lantu meminta jemaat menjaga toleransi. Dengan menjaga toleransi di Ramadan, umat menjaga kerukunan yang terbina selama ini.

“Mari kita hormati saudara-saudara umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah,” katanya, kemarin.

Katanya, sebagai warga Sulutâ€"khususnya Manado yang dikenal sebagai k ota paling toleranâ€"agar menjaga predikat tersebut. “Kita ciptakan suasana aman dan nyaman di antara kita. Saling menghargai dan menghormati,” ujarnya

Penulis: reporter_tm_cetak Editor: Fernando_Lumowa Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Walikota Risma Sujud dan Minta Maaf di Hadapan Para Takmir, Begini Reaksi Anak Buahnya Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »