Kirim Berita Sulut: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulut: Klik Disini

Berita 24 Sulawesi Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tonaas Wangko Tegaskan LMI Datang untuk Memberi Semangat

Posted by On 19.53

Tonaas Wangko Tegaskan LMI Datang untuk Memberi Semangat

Tonaas Wangko Tegaskan LMI Datang untuk Memberi Semangat

Ratusan anggota dari LMI, Kamis (3/5/2018) pukul 10.00 Wita mendatangi Kantor Kejati Sulawesi Utara (Sulut).

Tonaas Wangko Tegaskan LMI Datang untuk Memberi SemangatTRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGIRatusan anggota dari Laskar Manguni Indonesia (LMI), Kamis (3/5/2018) pukul 10.00 wita mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut).

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ratusan anggota dari Laskar Manguni Indonesia (LMI), Kamis (3/5/2018) pukul 10.00 Wita mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua Umum Laskar Manguni Indonesia (LMI) Tonaas Wangko Pdt Hanny Pantouw STh menegaskan bahwa kedatang an mereka bukan untuk menekan ataupun mengintimidasi Kejati melainkan untuk memberi semangat.

"Kita LMI sebagai kontrol masyarakat. Kami datang ke Kejati untuk mensupport korps baju coklat ini untuk lebih maksimal lagi dalam penegakkan hukum khususnya kasus korupsi," ujar Tonaas Wangko.

Tonaas Wangko kemudian menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut M Roskanaedi telah menerima dan mendengarkan LMI dalam menyampaikan aspirasi.

"Terima kasih pak kajati. Kami sudah mendapat jaminan bahwa kasus ini akan terus berjalan. Kami mengerti, bahwa dalam mengumpulkan barang bukti kejaksaan juga harus hati-hati. Karena ketika ke pengadilan namun bukti tidak kuat tentu akan mentah. Kita mengerti itu. Terima kasih kepada kejaksaan tinggi," ujar Tonaas Wangko.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut M Roskanaedi menyampaikan terima kasih kepada pendemo.

"Saya berterima kasih mereka (LMI) sudah datang kesini kem bali mengingatkan kita agar tidak lambat dalam bekerja. Dengan kehadiran pendemo kami berterima kasih telah mengingatkan kembali agar kami bekerja secara profesional," ujar kajati.

Lanjut Kajati mengenai kasus korupsi saat ini kejati sedang mendalami.

"Saya sudah sampaikan bahwa kasus ini sedang kami dalami. Kami sedang mencari bukti-bukti lain untuk mendukung. Saya sudah katakan kalau ada 10 saksi itu baru satu alat bukti. Hakim dalam memutuskan perkara itu minimal harus ada dua alat bukti dan keyakinan hakim. itu yang sedang kita upayakan sekarang," ujar kajati. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi Editor: Alexander Pattyranie Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Istri S ujud ke Suami hingga Nyaris Pingsan, Ternyata Ini yang Terjadi saat Belanja di Warung Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »